Beranda Berita Akhirussanah dan Pentas Seni Santri Al-Baqiyatussholihat

Akhirussanah dan Pentas Seni Santri Al-Baqiyatussholihat

17
0

Tepat pada hari sabtu, 18 Juni 2022 kemarin Pondok Pesantren Al-Baqiyatussholihat mengadakan acara akhirussanah para santri yang akan lulus dengan diiringi pentas seni. Ya, suatu agenda tahunan yang telah berjalan selama ini sejak 1938 M. Guna untuk mengukir kenangan mengesankan. Selain para wisudawan/wisudawati, para santri lainnya (adik-adik kelas) dengan semangat berpartisipasi memeriahkan acara tersebut. Tentunya dengan nuansa islami. Ada yang tampil qiro’at, dakwah, syarhil, dll. Bahkan dilengkapi dengan hiburan seperti tari saman, pembacaan puisi, nadzhoman kitab, dll. Tak lupa pula diselipkan motivasi dan nasihat dari ketua umum yayasan Al-Baqiyatussholihat (KH. Jamaluddin Nawawi, S.Pd), kepala sekolah SMPIT KHR Ma’mun Nawawi (Ust. Faiz Taufik Nawawi, S.Pd) secara virtual, dan dewan guru sebagai bekal untuk para santri yang lulus.

Sebagaimana pada umumnya, “perpisahan” merupakan hal yang menyayat hati. Air mata berjatuhan tanpa sadar dan rasa rindu mulai menjerat jiwa mereka. Namun, kisaran masa tak mungkin dapat dihentikan apa lagi diulang kembali. Hanya tawakkal beriringan do’a yang mampu menemani kehampaan rasa.

Ada yang mondok selama 3 tahun, 6 tahun bahkan lebih. Waktu yang terbilang panjang, yang tentunya banyak mengukir beragam kisah dan pelajaran hidup. Susah-senang, sedih-gembira, lengkap sudah dialami.

Do’a dan harapan besar para alumni pastinya, ingin mendapat ridho para guru, ilmu barokah, hidup dinamis, cita-cita terwujud dan selalu terkenang dalam hati almamater tercinta.

Dari para hati alumni tergambar ungkapan, “Terimakasih banyak wahai guru-guru dan almamaterku. Selama ini kalian selalu menjadi mentari kehidupan kami. Maafkan kami yang selama ini menyia-nyiakan cinta tulusmu itu. Kami sering menggores luka padahal hampir seluruh waktumu dihabiskan untuk mendidik kami dan lisanmu tiada bosan melafadzkan nama-nama kami dalam sujud. Maafkan kami yang belum mampu membanggakan kalian hingga detik ini. Tetapi ketahuilah, dalam sela-sela detik kami berusaha untuk menjadi yang terbaik namun rizki-Nya belum menghantarkan kami menuju hasil maksimal. Dan, di dasar palung hati kami, kami pun amat mencintai kalian dan tak putus berdo’a untuk kalian.”

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here