Abun asal Pontianak usai menyebut dua kalimat sahadat di Masjid Pondok Pesantren Al Baqiyatussholihat, Cibogo, Selasa, 25 Februari 2020 lalu.

Rasa penuh percaya diri dan keyakinan yang kuat terlihat ketika dirinya datang ke pondok pesantren dengan untuk menjadi mualaf.

Menurutnya, proses mendapatkan hidayah itu terbilang singkat. Dimulai tiga bulan lalu saat dia mengantar galon ke ponpes dan bertemu abah untuk pertama kalinya. Hal itu membuat seringnya terjadi pertemuan antara keduanya.

“KH. Jamaluddin Nawawi memberikan tausiyah tentang Islam, dalam islam tidak ada paksaan, tetapi keputusan itu harus diambil berdasarkan keyakinan di hati. Keyakinan itu pun ternyata saya dapatkan setelah memimpikan abah yang saya anggap sebagai penunjuknya,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here